Friday, 25 May 2012


INTEGRITY
Integrity means that you are honest and truthful in what you say or do. You put honesty, sense of duty, and sound moral principles above all else. 


Suggestions for Improvement :  
Be absolutely honest and truthful at all times. Stand up for what you believe to be right.

Monday, 8 August 2011

The meaning of life

What is the meaning of life?

Life is a game.. Play it.
Life is a challenge.. Meet it.
Life is an opportunity.. Capture it.

Tuesday, 22 March 2011

BATAM CYBER ZONE

Geliat Blogger Batam
22 Mei 2009
Menilik sejarahnya, kegiatan nge-blog mulai dikenal sekitar pertengahan 1990-an. Dan pada 1997-1998 seorang praktisi internet bernama Jorn Barger mulai mempopulerkan istilah weblog. Pengertian istilah ini adalah halaman web yang sederhana dan berisi artikel-artikel serta link tautan ke beberapa situs menarik. Kemudian, pada tahun 1999 Peter Merholz mempopulerkan frase ”blog” pada sebuah weblognya. Demikian seterusnya hingga demam nge-blog ini menjalar ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.

Batam, yang masyarakatnya sangat ICT-Minded ini telah melahirkan ratusan bahkan ribuan blogger. Sejak 2007 telah terbentuk satu wadah bernama Batam Blogger Community (BBC) yang beranggotakan segelintir orang saja. Namun lama-lama terkumpul ratusan blogger yang bernaung di wadah ini. Biasanya, tanpa jadwal yang pasti, para blogger ini kopi darat dan ngumpul bareng. Lokasi yang sering jadi langganan kopi darat adalah dataran Engku Putri Batam Centre atau di Cool Juzz Cafe, BCS Mall. Biasanya mereka saling sharing seputar blog sesuai dengan aliran masing-masing.

Bicara aliran blogger, ada yang memanfaatkan sarana blog sebagai berikut :
  1. Sebagai ajang curhat dan ajang narsis, biasanya blog ini bertemakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan pribadi hingga masalah sosial.
  2. Money oriented, aliran ini memanfaatkan blog untuk meraup pundi-pundi kekayaan berupa rupiah dan dolar. Caranya, blog disiapkan untuk menarik pemasang iklan atau difungsikan sebagai sarana promosi bisnis sendiri.
  3. Sekedar penyaluran hobby untuk curahan pikiran dalam bentuk tulisan dan artikel.
  4. Campuran dari semua aliran di atas.

Aktivitas blogging akan semakin berkembang menjadi sebuah kegiatan yang banyak mendatangkan profit dari sisi ekonomi. Indonesia sebagai negara berkembang akan segera menciptakan tren serupa dengan negara-negara maju seperti di Jepang, Amerika dan negara-negara Eropa.


Batam Digital Island
22 Mei 2011

Apalagi di Batam, sebuah pulau yang dikenal sebagai Digital Island dengan penetrasi internet tertinggi di Indonesia untuk saat ini. Keuntungan lokasi yang sangat strategis berdekatan dengan Singapore - Malaysia, sangat mendukung Batam menjadi daerah persinggahan para pebisnis. Sebagai kota MICE yang terbukti dari seringnya Batam menjadi tempat berbagai even, meeting, konferensi dan seminar dalam maupun luar negeri.

Perkembangan aktivitas para blogger ini telah didukung oleh pemerintah kota yang telah memfasilitasi masyarakat pengguna internet secara gratis dengan layanan hotspot di beberapa titik, misalnya di Engku Putri Batam Center yang selalu ramai dikunjungi pecinta dunia maya. Sedangkan pihak Otorita Batam (BP Batam) dalam waktu dekat akan merealisasikan pusat kajian layanan ijin usaha yang berbasis tehnologi informasi (IT centre) diantaranya adalah Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB). Sistem ini akan memudahkan para pelaku impor yang bisa mengurus secara online Ijin Usaha, Importir Terdaftar, Importir Produsen dan Pemasukan Barang.

Semoga semua pihak bisa bersinergi dan saling mendukung demi terciptanya tehnologi yang bermanfaat bagi masyarakat Batam dan Indonesia umumnya.

Friday, 18 March 2011

EARTH HOUR 2011



Time to join the revolution


Global warming is now the greatest threat we have ever faced. But we can make a difference if we act together.

Join earth hour...

Switch off your lights for 60 minutes and stop global warming before it's too late!

20:30WIB - 21:30WIB
Saturday, March 26, 2011

 See you world in a whole new light...






Waktunya untuk bergabung revolusi
INDONESIA

Pemanasan global kini menjadi ancaman terbesar yang pernah kita hadapi. Tetapi kita bisa membuat perbedaan jika kita bertindak bersama-sama.

Mari bergabung untuk Earth Hour...


 Matikan lampu anda selama 60 menit 26 Maret untuk menghentikan pemanasan global sebelum terlambat!

Jam 20:30-21:30WIB 
  Hari SABTU, 26 Maret 2011

...bertemu dunia dalam cahaya yang baru!








Tuesday, 15 March 2011

Wajah Perpolitikan Indonesia... bikin pusing aja!

 Sistem Presidensial VS Sistem Multi Partai 



Bebagai kalangan menuding sistem presidensial yang bersinergi dengan sistem multipartai menjadi penyebab utama ketidakefektifan pemerintahan di Indonesia selama ini. Keinginan untuk memperkuat sistem presidensial senantiasa terhalang dengan ketidakefektifan sistem multipartai. Kian banyak partai kian banyak fraksi dan kepentingan di parlemen.

Sejauh ini jumlah anggota koalisi yang tambun sangat terbukti tidak berpengaruh positif terhadap kinerja pemerintah dalam mengeksekusi program-program yang prorakyat. Menteri-menteri yang mewakili parpol seolah-olah tidak ikut bertanggung jawab terhadap mandegnya roda pemerintahan. Bobroknya, parlemen cenderung lebih berfungsi sebagai alat bargaining politik dan lobi kekuasaan yang hanya mengutamakan kepentingan kelompok/partainya yang mengatasnamakan rakyat.
 
Salah satunya karena banyak yang lebih suka menarik isu-isu hukum ke ranah politik (seperti isu Bank Century dan hak angket mafia pajak) dan bukannya memberikan dorongan dan pengawalan yang ketat pada institusi penegak hukum agar persoalannya tidak terpolitisasi. Menyalahkan ketidakstabilan pemerintah karena antara sistem multipartai dan sistem presidensial tidak koheren sesungguhnya tidak tepat juga. Persoalan utamanya terletak pada pentingnya karakter kepemimpinan presiden yang kuat, tegas, dan berani. Sebab, secara konstitusional dalam sistem presidensial, pemakzulan terhadap presiden bukan persoalan sederhana. Namun, banyak pihak menilai justru karakter kepemimpinan tersebut yang kurang dimiliki SBY.
 
Penilaian tersebut jelas akan keliru bila Presiden cepat mengambil sikap dan tindakan tegas kepada anggota koalisinya yang telah bermanuver dalam kasus hak angket pajak. Isu yang beredar adalah bahwa Presiden tersandera oleh politik transaksional yang ruwet dan dilematis. Di satu sisi Partai Gerindra sudah menyatakan hasratnya untuk masuk ke dalam barisan koalisi. Di pihak lain Presiden seolah masih berpikir keras tentang resiko politiknya bila menyingkirkan PKS dan apalagi Partai Golkar dari keanggotaan koalisinya. Sehingga SBY yang sebelumnya telah memberi angin evaluasi koalisi dan reshufle beberapa menteri atas 1-2 partai pada akhirnya menyatakan tidak ada reshufle dalam waktu dekat, hal itu diumumkan setelah nyata-nyata buntunya hasil komunikasi dengan PDI-P. Sungguh ruwet karena sudah tersandera oleh politik transaksional yang dilematik!

Desain Sistem Politik Indonesia
Desain sistem politik di Indonesia yang ideal menurut hasil diskusi Formappi mestinya merupakan sinergi dari:
  1. Sistem kepartaian yang harus dibangun dengan mempertimbangkan realitas sosiologis masyarakat, mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk cleavege social, serta memiliki visi yang jelas mengenai sistem pemilu dan sistem pemerintahan; Permasalahannya di Indonesia saat ini partai justru lebih mementingkan urusan kelompoknya daripada realitas sosiologis masyarakat, menggunakan segala cara untuk bisa memenangkan pemilu serta mendapatkan jatah kekuasaan.
  2. Sistem pemilu yang hendaknya menetapkan tujuan prioritas yang didasarkan pada kebutuhan dan situasi politik, dilakukan atas dasar pemenuhan keterwakilan dan (juga) mendorong pemerintahan yang efektif, serta pelaksanaan pemilu yang memperhatikan variable waktu antara pemilu legislatif dan eksekutif, dan yang memiliki visi mengenai sistem kepartaian dan sistem pemerintahan;
  3. Sistem pemerintahan yang memiliki hubungan struktur yang jelas antara pemerintahan pusat dan pemerintah daerah, susunan pemerintahan yang berimbang antara legislatif, eksekutif dan yudikatif, dan membawa visi sistem kepartaian dan sistem pemilu.

Kecenderungan politik saat ini mengarah pada kesepakatan tidak tertulis tentang arah substansi pembaruan sistem politik, yaitu: sistem kepartaian adalah pluralisme terbatas (pluralisme moderat) yang berarti terdapat 3-5 partai dominan di parlemen; sistem pemilu menerapkan prinsip proporsional terbuka; dan sistem pemerintahan memperkuat sistem presidensiil. Namun jelas kesepakatan semacam ini belum tuntas karena masih memerlukan elaborasi lebih rinci dalam pengaturan pelaksanaannya yang harus menjadi substansi revisi undang undang politik untuk menuju desain sistem politik Indonesia yang ideal.


Calon Presiden Independen
Tentunya akan menjadi terobosan perpolitikan baru, seandainya Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menolak uji materi UU No 42/2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang dipermasalahkan oleh calon presiden independen pada pilpres 2009 lalu, walaupun pada saat itu 3 anggota hakim mengajukan dissenting opinion mengenai keputusan itu. Partai akan menjadi pilihan nomor dua atau bahkan akan ditinggalkan oleh simpatisannya apabila capres independen bisa dimajukan sehingga seorang presiden terpilih akan lebih leluasa untuk membentuk kabinetnya yang ideal profesional (zaken kabinet) tanpa ada politik dagang sapi atau tuntutan bargaining dengan partai politik.

Namun jika bisa berandai-andai dengan sistem politik yang telah berjalan sekarang, dulu ketika SBY mengajukan diri menjadi capres 2009-2014 pada awal kampanye alangkah baiknya terlebih dulu berani menetapkan zaken kabinet untuk mengisi posisi-posisi strategis menterinya jika perlu sudah diplot sosok profesional siapa yang akan ikut bekerja di kabinetnya hanya maksimal 15-40% diisi dari parpol pendukung dan tegas tertulis membatasi dirinya maupun menteri-menterinya dari kepengurusan partai politik mungkin akan lain cerita tidak seruwet kondisi perpolitikan sekarang ini yang sangat kental tarik menarik kepentingan partai untuk modal 2014. Asal kabinet dan pemerintahan berjalan efektif bekerja profesional dan nyata hasilnya untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan parpol tentunya rakyat akan selalu menguatkan mandatnya untuk sang presiden dan jajaran pemerintah walaupun banyak rongrongan partai ataupun dagelan perpolitikan di parlemen.

Sayang itu hanya terjadi dalam istilah pengandaian...

Friday, 4 February 2011

Hatimu Hatiku by NoTime

Update Tarif Bea Masuk sesuai PMK nomor 13/PMK.011/2011

Setelah beberapa kali tarif bea masuk impor berubah prosentasenya, berikut adalah perubahan terakhir berlaku mulai 24 Januari - 31 Desember 2011. Tarif bea masuk untuk 57 HS codes yang mengalami penurunan menjadi 0% sehingga akan membengaruhi besaran biaya importasi barang yang dikeluarkan sehingga pihak importir nantinya hanya cukup membayar pajak impornya saja (PPn+PPh+PPnBM).

Update Tarif Bea Masuk sesuai PMK nomor 13/PMK.011/2011 tentang perubahan ke 5 PMK nomor 110/PMK.010/2006 bisa dicek HS codes link sebagai berikut:

 http://www.insw.go.id/images/public/update-tarif-bm-mfn-pmk-13-2011.html

Monday, 23 August 2010

Adhycaku


Senyummu polos...


Sorot pandangmu untuk masa depan...




Semoga menjadi anak yang membanggakan, kuat iman taqwamu, berguna bagi ayah bundamu - bagi keluarga besarmu - bagi masyarakatmu - bagi bangsamu - bagi dunia akhiratmu - bagi dirimu & juga penerusmu.









Perjalanan akhir NoTime?

Perjalanan sebuah grup band yang hampir selalu vakum dari waktu ke waktu, minggu berganti bulan dan dari tahun ke tahun...
Gimana mau eksis...?
Modal lagu sendiri banyak, kreativitas dan aransemen lumayan, motivasi sudah mulai kendor apalagi waktu untuk ngumpul waaah sussaah.... tanda2 mau mati roh musik itu n sesuai namanya.... NOTIME! 

NoTime



Friday, 25 June 2010

Dari Neiska berganti Notime, lama tertidur menuju kematian....

Is music never die?

Ketika semua masih sederhana....
 Dan kesederhanaan itu masih setia dan selalu ada hingga kini...


Sebuah band yang pada awalnya tak jelas namanya...
Pernah sebelumnya kudengar beberapa lagu demo mereka dengan kaset rekaman sendiri dari walkman sang bassist.. menurutku lagu2nya sangat bagus walaupun masih kacau ritmenya tetapi aransemennya begitu indah terutama untuk porsi lead guitar...,
Aku langsung tertarik pada musikalitas dan juga semangat mereka, walau pada awalnya niatku hanya untuk nimbrung aja (hehe...persis waktu sma dulu), ternyata sang vokalis menyatakan keluar dan pada akhirnya masuk juga aku ditawarin gabung dan terbentuklah nama baru dari kreasi si J yaitu Neiska Band. Dari situ kami mulai disibukkan dengan ngejam di studion maupun pementasan terbuka diantaranya ajang kompetisi hingga jadi bintang tamu Amild Goes to Factories - Batam (Lancang Kuning & Batu Aji).

Setelah beberapa waktu berjalan penyakit dasarnya selalu kembali kambuh lagi yaitu susah ketemu, vakum terlalu lama, jarang ngumpul apalagi ngejam sampai pada akhirnya tambal sulam personel.


Setelah beberapa personelnya tidak aktif tibalah saatnya satukan dengan yang baru dengan manajemen indie... nama band saat itu disesuaikan dengan waktu para personel yang susaaah kaliii.. untuk ketemu dan kumpul ngejam...jadilah nama pilihan sang gitaris hasil undian yaitu NoTime. 

Lagu-lagu lebih variatif tapi sayang lagu sendiri malah mulai dinomorduakan. Jadinya target serius bikin demo untuk dikirim ke recording label akhirnya gak pernah terwujud, untung masih bisa sempet buat cd demo ikut ajang Amild Wanted-1 (Hatimu hatiku) walau akhirnya kandas (juara nasionalnya D'Masiv).

Waktu tetap berlalu seiring pengutamaan untuk matapencaharian yang pada akhirnya menyisihkan semua itu.
Akankah cerita-cerita itu selalu lama tertidur untuk menuju kematian atau vakum selamanya?
......................................???


Thanks for all inspirations from my bro n sist : Anez, Fandi, Joy, Igo, Rafie, Farid & Huda.

Created by Ary Swy 2009

Tuesday, 28 April 2009

The Justice Petition for David Hartanto

Appeal Singapore PM to Investigate the Death of Indonesian Student David Hartanto

Published by syahrir imaluddin on Mar 23, 2009
Category: Justice
Region: Indonesia
Target: The Prime Minister of Singapore


Background (Preamble):
The Death of David Hartanto, an Indonesian student who studies in NTU Singapore on March 02, 2009 was left as very questionable. Based on some research conducted by volunteers they found many facts in the location that David was murdered. We trust Singapore government as a very strict in uplifting justice. So in the name of law and justice please allow us to appeal that the Prime Minister announce as soon as possible the thorough investigation of this incident.

Petition:
We are very sad to learn the death of David Hartanto Widjaya, Indonesian student at NTU Singapore who died on March 02, 2009. According to some research in the location of the incident, showed many facts that David was murdered. Please Investigate the Death of Indonesian Student David Hartanto.

Sign the petition
The Appeal Singapore PM to Investigate the Death of Indonesian Student David Hartanto petition to The Prime Minister of Singapore was supported by Ary Swy and is hosted free of charge at GoPetition.

Post Link :
"http://www.gopetition.com/petitions/david-hartanto.html">Online petition - Appeal Singapore PM to Investigate the Death of Indonesian Student David Hartanto.

Friday, 24 April 2009

FORMAT ZONA PERDAGANGAN & PELABUHAN BEBAS BATAM

Intisari PMK No. 47/PMK.04/2009

Pasal 2 -- Izin Importasi, Jumlah Jenis Barang & Kewenangan BPK FTZ, sbb :
  1. PEMASUKAN BARANG IMPOR EX LDP --> FTZ BBK WAJIB IZIN USAHA BPK FTZ
  2. HANYA BARANG YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEGIATAN USAHA
  3. JUMLAH & JENIS BARANG DITETAPKAN BPK FTZ
  4. BARANG KONSUMSI EX LDP HARUS IZIN, JUMLAH & JENIS DITETAPKAN BPK FTZ
  5. JUMLAH JENIS BARANG KONSUMSI TIDAK BISA DIRUBAH JIKA PPFTZ 01 & MANIFEST (BC11) SDH DIAJUKAN
Pasal 48 – Penggunaan Form Pembayaran BM, Bea Keluar, PPh Ps. 22 & Sanksi Administrasi
  1. SSPCP (Surat Setoran Pabean, Cukai & Pajak) --> Pembayaran BM, PPh ps.22, Bea Keluar, Cukai & Sanksi Administrasi / Denda brg impor,
  2. SSP (Surat Setoran Pajak) --> Pembayaran PPN
Pasal 52 -- Status Barang Impor jika tidak penuhi ketentuan Pasal 2 diberlakukan sbb :
  1. BAYAR BEA MASUK, PPN, PPH pasal 22 & / CUKAI, Syarat :
    - BARANG DILUAR JENIS / JUMLAH YANG DIIZINKAN BPK FTZ
    - PPFTZ-01 SUDAH DIAJUKAN & HASIL PEMERIKSAAN FISIK SESUAI
    - BUKAN BARANG LARTAS
  2. REEKSPOR, jika termasuk barang LARTAS
  3. HIBAH KE NEGARA, termasuk LARTAS tapi bisa dimanfaatkan Negara
  4. DIMUSNAHKAN, barang cepat rusak/busuk termasuk alkohol, konsentrat etil alcohol, hasil tembakau dll.
STATUS PEMERIKSAAN FISIK UNTUK DOKUMEN PPFTZ1. Dari LDP ke FTZ BBK (Impor), Pasal 32 – 1 (Dok. PPFTZ-01 Impor)
  • Bukan pengusaha/importir yang ditetapkan BPK FTZ (tidak punya izin usaha ke BPK)
  • Barang yang diperiksa tidak ada di RIB/RKBI/Masterlist yang ditetapkan BPK FTZ
  • Pemeriksaan acak / Random
  • Nota Hasil Intelejen (NHI)
2. Dari FTZ lainnya / TPB ke FTZ BBK, Pasal 32 – 2 (Dok. PPFTZ-02 masuk BBK)
  • Pemeriksaan acak
  • NHI
3. Dari FTZ BBK ke LDP (Ekspor), Pasal 33 – 1 (Dok. PPFTZ-01 Ekspor)
  • Pengenaan Bea Keluar (ekspor barang tertentu)
  • Barang Impor Sementara yang berasal dari TLDDP/DPIL
  • Informasi dari Dirjen Pajak
  • NHI
4. Dari FTZ BBK ke FTZ lainnya / TPB, Pasal 33 – 2 (Dok. PPFTZ-02 keluar BBK)
  • NHI
5. Dari FTZ BBK ke TLDDP/DPIL, Pasal 34 (Dok. PPFTZ-01)
  • PPFTZ-01 oleh pengusaha yang pernah impor barang dari LDP sesuai data Kantor Pabean
  • Barang asal LDP / ex-Impor
  • Tidak ada dokumen asal pemasukan ke FTZ BBK
  • Pemeriksaan acak
  • NHI


DOCUMENT FOR CUSTOMS CLEARANCE
Pemberitahuan Pabean Free Trade Zone (PPFTZ)
(APRIL 2009)
EX FOREIGN COUNTRIES (Luar Daerah Pabean / LDP) :
  • Export - Import (PPFTZ-01)
  • CusDec / Custom Declarations (Document for Passenger / Transporter Crue)
  • PPKP (Pencacahan Pembeaan Kiriman Pos / Courier Cargo)
  • BPBLB (Buku Pas Barang Lintas Batas / Territorial Line)
Ex BATAM to JAKARTA / Other Area
Pemberitahuan Impor Barang Khusus (PIBK)
  1. Personal Effect
  2. Courrier Services
  3. Certain Goods (Customs decided)
Destination :

Other Area in Customs Territority
Cargo clearance status for PPFTZ-01 :
1. Ex Import / LDP --> Duty &Taxes Paid
  • SSPCP (Surat Setoran Pabean, Cukai & Pajak) Duty/BM, income tax/PPh-22, excise,etc.
  • SSP (Surat Setoran Pajak) Value Added Tax/PPn & Luxury Tax/PPnBM.
2. Ex other area in Indonesia / TLDDP
  • Pay VAT/PPn 10% or
  • Free PPn with endorsement

From TLDDP to BATAM
Document clearance = PPFTZ-03 , endorsement faktur Pajak * (The original will be shown for clearance) :
- Faktur Pajak Standar (lembar pembeli),
- Bill of Lading / AWB,
- Invoice / Faktur Penjualan,
- Authorization Letter (clearance by PPJK)

TLDDP (Tempat Lain Dalam Daerah Pabean)

 

Friday, 27 March 2009

Lebih Mengenal Batam

Batam Menyongsong Free Trade Zone 2009

Batam memang salah satu pulau yang sangat special di wilayah Kepulauan Riau - Indonesia. Keistimewaan Batam yang letaknya sangat dekat dengan Singapore begitu mempengaruhi perkembangan ekonomi & pembangunan Batam secara keseluruhan, terlebih sejak mulai diberlakukannya kawasan berikat dari bonded area, bonded zone, special economic zone hingga free trade zone mulai April 2009.


Perubahan status yang telah ditunggu-tunggu oleh semua kalangan di wilayah Batam Bintan Karimun ini tertuang dalam Peraturan Pemerintahan Nomor 2 Tahun 2009 yang dijabarkan dengan terbitnya petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya yaitu peraturan Menteri Keuangan nomor 45, 46 dan 47. Mulai per 1 April 2009 aturan tersebut mulai efektif diberlakukan walaupun pelaksanaannya mengikuti kesiapan para pelaku usaha di lapangan serta regulator dalam hal ini BPK dan Bea Cukai, karena hingga minggu terakhir bulan Maret ini masih banyak pengusaha eksportir maupun importir di wilayah Batam khususnya yang belum teregistrasi dalam perizinan ke BPK FTZ. Selain itu minimnya sosialisasi dari BPK akibat dari molornya aturan dari pusat dari terbitnya peraturan hingga tenggang waktu pemberlakuan sangat singkat terkesan kurang persiapan dan dipaksakan dalam pelaksanaan di lapangan sedangkan perubahan dokumen pabean yang nantinya menggunakan dokumen khusus yaitu PPFTZ (01-03) belum juga ada pengenalan softwarenya. Jadi ya kemungkinan besar molor sambil bertahap bisa diterapkan secara profesional, mudah2an semua berjalan lancar dan bisa tercipta tujuan konsep Free Trade Zone.


Beragam Sudut Visual Kota Batam




Masjid Raya Batam Center
Masjid ini terletak di pusat kota Batam Center yang berdekatan dengan komplek perkantoran seperti Gedung DPRD, Kantor Pemko Batam, BPK FTZ Batam (OB), Gedung Graha Pena dll.



















Batam City Condominium


Kondominium yang masih dalam pembangunan ini diperkirakan akan menjadi bangunan tertinggi di Batam untuk beberapa tahun ke depan, diperkirakan ketinggian mencapai sekitar 107 meter.
















Gedung jorok di Batam Center
Tapi di Batam sangat banyak proyek gedung2 bertingkat, bekas mal maupun pembangunan ruko yang terbengkalai tidak terurus sehingga terkesan kotor, jorok, tidak rapi dan tidak mengindahkan keindahan lingkungan sekitarnya terutama masalah penghijauan.







Nagoya - Jodoh
Sebuah kawasan bisnis yang padat di kota yang menjadi salah satu tujuan belanja di Batam.


Nagoya Hill
Sebuah Mal terbesar yang menjadi tujuan shopping maupun jalan-jalan di Nagoya.








Barelang Bridge
Ikon yang sangat melekat dengan Batam, Jembatan Barelang 1, 2, 3 yang menghubungkan 3 pulau Batam - Rempang - Galang.











Batam Menuju Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas 2009
Created by Ary Swy









Wednesday, 25 March 2009

GLOBAL WARMING


What is the Global Warming?


Global warming is the increase in the average temperature of the Earth's near-surface air and the oceans since the mid-twentieth century and its projected continuation.
Global surface temperature increased 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) during the 100 years ending in 2005. The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) concludes that anthropogenic greenhouse gases are responsible for most of the observed temperature increase since the middle of the twentieth century, and that natural phenomena such as solar variation and volcanoes probably had a small warming effect from pre-industrial times to 1950 and a small cooling effect afterward. These basic conclusions have been endorsed by more than 40 scientific societies and academies of science, including all of the national academies of science of the major industrialized countries.

Climate model projections summarized in the latest IPCC report indicate that global surface temperature will likely rise a further 1.1 to 6.4 °C (2.0 to 11.5 °F) during the twenty-first century. The uncertainty in this estimate arises from the use of models with differing climate sensitivity, and the use of differing estimates of future greenhouse gas emissions. Some other uncertainties include how warming and related changes will vary from region to region around the globe. Although most studies focus on the period up to 2100, warming is expected to continue beyond 2100 (even if emissions stop) because of the large heat capacity of the oceans and the lifespan of CO2 in the atmosphere.

Increasing global temperature will cause sea levels to rise and will change the amount and pattern of precipitation, likely including an expanse of the subtropical desert regions. Other likely effects include Arctic shrinkage and resulting Arctic methane release, shrinkage of Amazon rainforest and Boreal forests, increases in the intensity of extreme weather events, changes in agricultural yields, modifications of trade routes, glacier retreat, species extinctions and changes in the ranges of disease vectors.

Political and public debate continues regarding the appropriate response to global warming. The available options are mitigation to reduce further emissions; adaptation to reduce the damage caused by warming; and, more speculatively, geoengineering to reverse global warming. Most national governments have signed and ratified the Kyoto Protocol aimed at reducing greenhouse gas emissions. A successor to the first commitment period of the Kyoto protocol is expected to be agreed at the COP15 talks in December 2009. (Sourced by Wikipedia)




What kind is suite mode in 2009?
What can we do for reducing global warming effects?

For our Earth...
Let turn off our lamps & other ellectric equipment just 1 hour on
SATURDAY, 28th of MARCH 2009 at 20.30 until 21.30

EARTH HOUR 2009
Mari kita coba rasakan hanya 1 jam kita kembali ke suasana sebelum ada listrik sehingga kita merasakan aura bumi kita sesungguhnya dimanapun kita berada pada pukul 20.30 - 21.30...
60 Menit tanpa lampu...


Khusus untuk mendukung program "Earth Hour 2009", telah siap sebuah iklan layanan masyarakat yang akan mulai tayang tanggal 22 sampai 28 Maret di 8 TV swasta, dan TV kabel nasional. Iklan layanan masyarakat ini diramaikan oleh beberapa ikon dan selebriti peduli lingkungan seperti tampak pada poster di atas.

"Iklan ini khusus kami produksi untuk mengajak lebih banyak masyarakat berpartisipasi mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak sedang dipergunakan di hari Sabtu, 28 Maret 2009 nanti," ujar Press Conference Earth Hour 2009 di Balai Kota (19/3/09). "Dengan dihadirkannya berbagai tokoh masyarakat yang menekuni berbagai profesi, kami yakin iklan ini mampu menyentuh hati masyarakat untuk mengubah kebiasaan agar lebih hemat energi untuk menjaga lingkungan dari dampak perubahan iklim."Iklan layanan masyarakat dapat langsung dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=y8wqyVosyGU
Special Presented by Ary Swy 2009


Tips of Shiftwork and Extended Hours

Shiftwork and extended hours
Shiftwork and shifts with extended hours refer to any non-standard work schedule. The traditional eight-hour day worked between 8 AM and 5 PM has changed dramatically and many people now regularly work evening and night shifts and/or extended hours.
Studies show that shiftwork and shifts with extended hours can have significant adverse effects on health, workplace accident rates, absenteeism and a worker’s personal life. The shift system is often used in organisations that need to operate 24 hours a day, such as hospitals, police stations, shipping forwarding, manufacturing industry, etc. Shift work is also done when machinery needs to operate continuously and in the retail sector where extended shopping hours are fast becoming commonplace.
Partial sleep deprivation is the main problem that affects the health of shift workers. Night work disturbs the circadian rhythm in the human body. This is an internal body clock that is synchronised to a 24 hour period. It regulates a number of physiological functions such as body temperature, hormone secretion, heart rate, blood pressure, respiration, digestion and mental alertness. It lets us know, among other things, when to sleep and when to eat. Shiftworkers can have health problems because this internal clock is disturbed. Shift workers and extended hour workers suffer from sleep disturbances and the physiological consequences that result from it.
The social effects extend to their family and friends. Researchers have found several negative health effects in shiftworkers and workers on extended hours. Some of these are:
1. increased heart disease,
2. gastric ulcers and gastro intestinal problems,
3. social problems and minor psychiatric disorders,
4. sleep disorders and increased fatigue,
5. increased error rates and accident rates.
Some personal factors can make workers more susceptible to problems when doing shiftwork or extended hours. These include:
1. a heavy domestic work load
2. psychiatric illness
3. a history of alcohol or drug abuse
4. epilepsy
5. diabetes
6. heart disease
There are a number of steps that employers can take to address the problems faced by shift workers. Some of the solutions suggested for employers are:
1. Improve workplace lighting and canteen and recreation facilities.
2. Ensure workers undertake no more than two consecutive night shifts.
3. Ensure workers undertake no more than two or three consecutive 12 hour shifts.
4. Ensure an even distribution of days off with shift blocks.
5. Avoid compacting shifts to produce longer breaks.
6. Allow workers time for breaks, time to move around and time to interact with other workers.
7. Ensure job rotation by moving employees to different tasks or responsibilities.
8. Educate workers on lifestyle advice such as eating and sleeping patterns.
In addition, shift workers should have the same access as day workers to services such as counselling and the same opportunities for participation in training and meetings. Workplace safety committee meetings should also be scheduled for those on evening and night shifts.
The shift worker can also take a number of steps to make living with shift work more bearable.
  • Setting up the conditions for sleep is very important
  • Family, neighbours and friends need to know and understand the shift schedule. Let relatives and neighbours know about the work schedule.
  • The bedroom must be dark and cool.
  • Noise levels can be reduced by heavy curtains and sound insulation on the doors and windows. An air conditioner can mask minor noises from outside. An answering machine for the phone and lowering the ring tone may also be helpful.
  • There should be a routine for waking up as well, just as there is for the average day-worker.

Night-shift workers should exercise

Exercising is not an easy task because shift workers usually start the day exhausted and pressed for time. However, exercise can simply mean being active in general; for example, a walk around the neighbourhood for half an hour or a game of backyard soccer with the children. Exercise should be a part of every day, but vigorous exercise should be avoided within the last two hours before bed time.

Shift workers’ diet is very important

Shift workers should have three meals a day, at roughly the same time every day. The timing of meals can keep energy levels up, improve sleep and help the body adjust to the shiftwork schedule. Restrict the intake of caffeine, not only in coffee and tea, but in soft drinks too. Healthy snacks like fruit and fruit juice, raw vegetables and cheese are very good at home or at work.

Family understanding and co-operation is crucial Stress seems a common problem in shiftworkers’ lifestyle and a good home environment can help reduce stress.

Useful hints to apply during shiftwork

  1. When the work is sedentary, contact others on the same shift regularly; it may help to keep alert.
  2. Stand up and walk occasionally.
  3. Go to the toilet and wash your hands and wet your face.
  4. Be aware of fatigue after the shift is over, especially while driving home.
  5. Keep your mind active by listening to the radio.
  6. Avoid overall heating - in winter, it is better to direct warmth to the feet and open the window a little to let the fresh air in on your face.


Useful references

  1. Shiftwork and Health. A literature review and practical approach to shiftwork roster redesign. Mathen D. (University of Sydney, 1993)
  2. Living With Shiftwork Ontario Natural Resources Safety Association (ONRSA, Canada, 1996) Guidelines for Shiftworkers Wedderburn, A. (European Foundation for the Improvement of Living and Working Conditions, Dublin, 1991)